Langsung ke konten utama

Sketsa konseptual

Nama : Aji Saputra
Kelas : TK20A
Npm : 20316013

Sketsa Konseptual fire detection system

Dalam sebuah bangunan gedung sangat penting diproteksi dengan fire detection sistem. Sistem ini berguna untuk memberi peringatan dini kepada penghuni gedung agar segera melakukan evakuasi diri pada saat terjadi kebakaran sesuai dengan prosedur evakuasi keadaan darurat kebakaran.

Fire detection system umumnya diinstalasi pada bangunan yang memiliki nilai investasi tinggi, seperti gudang, rumah sakit, perkantoran, dan lain sebagainya. Untuk memproteksi aset-aset berharga tersebut, maka sangat disarankan untuk setiap gedung atau bangunan melakukan instalasi sistem proteksi kebakaran.

Kenapa Harus Menggunakan Fire Detection Sistem?
Setiap bangunan atau gedung sangat penting untuk diproteksi menggunakan fire detection system. Terutama jika gedung tersebut berisi aneka macam barang yang bersifat mudah terbakar. Alat ini akan membantu meminimalisir kerugian jika kebakaran bisa dideteksi sejak dini.

Seperti yang kita tahu bahwa tidak ada orang yang bisa memprediksi kapan kebakaran akan datang. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mempersiapkan sejak awal untuk menghadapi kebakaran dengan membangun sistem proteksi kebakaran yang tepat. Fire detection sistem terdiri dari dua jenis yaitu:
1. Fire alarm
2. Detector

Bayangkan jika tidak ada sistem proteksi kebakaran, maka Anda bisa mengalami kerugian besar akibat kebakaran. Belum lagi, kebakaran juga bisa memakan korban jiwa. Jadi, membangun sistem proteksi kebakaran merupakan investasi yang sangat besar untuk melindungi aset berharga dalam bangunan dan nyawa orang-orang di dalamnya.

Prinsip Kerja Alarm Fire Detection Sistem :
Fire alarm system adalah alat yang berfungsi untuk mendeteksi kebakaran pada saat pertama kali terjadi. Seseorang yang terdekat dari titik api bisa menyalakan alarm untuk memperingatkan penghuni bangunan lain dan petugas pemadam kebakaran yang ada di area tersebut.

Sistem fire alarm bisa bekerja secara manual maupun otomatis. Fire detection sistem ini bisa bekerja secara otomatis dengan mengeluarkan bunyi alarm setelah komponen detector mendeteksi tanda-tanda kebakaran. Setelah alarm menyala, maka dapat segera dilakukan evakuasi dan mengikuti standar tanggap darurat yang ada di gedung tersebut.

Fire detection sistem ini terhubung dengan control panel sebagai otak untuk pendeteksian kebakaran dan sistem alarm. Alat ini yang memproses masukan dari input manual atau otomatis yang kemudian akan diteruskan menjadi tanda darurat kebakaran. Baik berupa bunyi, lampu, atau panggilan telepon darurat.


http://www.teknokrat.ac.id

http://www.ftik.teknokrat.ac.id

http://www.tk.teknokrat.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artikel Analisis dan Desain Sistem

Nama : Aji Saputra Kelas : Tk20A Npm : 20316013               Analisi dan Desain Sistem Analisis sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.  1.1.Latar belakang perlunya kegiatan Analisis dan Desain Sistem     Analisis sistem adalah penjabaran dari suatu sistem yang utuh ke berbagai bagian komponennya dengan tujuan agar dapat mengindentifikasi dan mengevaluasi berbagai masalah atau hambatan yang muncul pada sistem sehingga dapat dilakukan perbaikan dan pengembangan. Sedangkan perancangan sistem adalah sebuah kegiatan merancang dan mendesain suatu sistem yang baik yang berisikan langkah – langkah operasi dalam proses sistem pengelolaan data. Perusahaan dalam penyediaan jasa berkermbang sangat pesat, salah s...

Sejarah Perkembangan Sound System

1. PENGERTIAN SPEAKER KOMPUTER Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Transduser adalah sebuah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi (misalnya, sensor tekanan). Transduser bisa berupa peralatan listrik, elektronik, elektromekanik, elektromagnetik, fotonik, atau fotovoltaik. Dalam pengertian yang lebih luas, transduser kadang-kadang juga didefinisikan sebagai suatu peralatan yang mengubah suatu bentuk sinyal menjadi bentuk sinyal lainnya. Speaker merupakan salah satu peralatan output komputer yang memiliki bentuk seperti kotak ataupun bulat dengan kemasan unik yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan dari komputer yang berupa suara. Agar speaker dapat berfungsi diperlukan hardware berupa sound card (pemroses audio/sound). Speaker memiliki bentuk, fitur dan ukuran yang beraneka ragam. S...